Unitri Targetkan 60 Doktor

Koordinasi Perguruan Tinggi (KOPERTI) Sawasta wilayah VII  melakukan BINDALWAS (Pembbinaan, pengendalian dan Pengawasan) di Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang pada rabu 15/08/2017, untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja perguruan tinggi swasta.

Ada beberapa poin yang dievaluasi melalui kegiatan ini yakni, Penilaian jurnal, jabatan fungsional, jenjang pendidikan, sistem akademik dan kemahasiswaan.

Diantara poin-poin yang mendapat penilaian dari Kopertis, ada beberapa poin yang menjadi bahan evaluasi bagi Unitri antara lain; Kerja sama dengan luar negeri,  jenjang pendidikan dosen, dan jabatan fungsional .

“Secara umum Unitri termasuk perguruan tinggi yang sehat, memang ada masalah, dan permasalahan-permasalahan itu adalah permasalahan umum yang terdapat juga di perguruan tinggi yang lainnya”. Ungkap Agung Yundi Bahuda selaku ketua tim Bindalwas ketika ditemui di Unitri.

Menurut Agung, ada beberapa permasalahan yang harus di perbaiki pihak Universitas demi meningkatkan mutu pendidikan. “ Jurnal terakreditasi, Jabatan fungsional, dan jenjang pendidikan dosen harus di perbaiki, karena hal ini berpengaruh besar untuk menambah kualitas SDM Unitri kedepnnya, Jelas Agung.

Selain itu, Putu Karya Wardani selaku anggota Bindalwas juga mengungkapkan hal yang sama dan Ia berharap pihak Universitas untuk memperhatikan hal-hal yang menjadi bahan evaluasi Universitas.

“ Secara fisik Unitri statusnya baik, saya lihat ada ruang dosen, ruang kuliah dan lainnya itu bagus, namun ada beberapa poin yang perlu diperhatikan misalnya Kerja sama dengan luar negeri”. Ujar Putu. Menurut Putu hubungan luar negeri sangat penting dan punya pengaruh yang sangat baik bagi Universitas.

Menanggapi beberapa permasalahan yang diungkapkan oleh Kopertis wilayahVII dalam melakukan BINDALWAS,  pihak universitas bagian LP3 menargetkan 60 orang  Doktor.

“tahun kemarin jumlah dosen yang lanjut studi untuk Doktor berjumlah 17 orang, tahun ini yang berngkat 8 orang, total untuk dosen yang sedang menempuh jenjang S3 25 orang,  sedangkan yang ditargetkan 30% dari total dosen, dengan asumsi jika jumlah dosen 200 orang maka yang S3 berjumlah 60 orang”. Ungkap Dr. M. Rifai, SE. MM selaku ketua LP3 Unitri.


Comments

  1. Pius Karel Rumlus : August 18, 2017 at 3:04 pm

    Untuk poin yang Jurnal Ilmiah itu, saya rasa memang harus ditingkatkan. Menjadi catatan semua pihak universitas terutama mahasiswa dan kemahasiswaannya bahwa, dari sekian banyak UKM yg ada di Unitri tidak ada satupun UKM yang tergolong UKM basis keilmuan. Kalaupun ada UKM tersebut sangatlah pasif dan terbelakang. Karenanya, pihak universitas sudah harus memikirkan pendidikan dan pelatihan karya tulis ilmiah dengan sangat serius, secara bertahap dan berestafet. Karena hal tersebut juga menjadi salah satu penilaian utama mutu dan akreditasi kampus. Pembinaan minat mahasiswa untuk terjun ke organisasi2 basis keilmuan itulah yang sangat jarang terlihat di Unitri atau bahkan tidak terlihat sama sekali.

  2. Jurnal unitri sebenarnya sudah bagus yang dibuktikan dengan tingginya permintaan submit oleh para author. Edisinya juga berjalan lancar tidak pernah tersendat. Cuma butuh segera melakukan akreditasi jurnal. Sangat disayangkan juga, jurnal-jurnal di unitri memprioritaskan "orang dalam" dulu. Padahal salah satu poin tinggi untuk akreditasi jurnal adalah pada setiap edisi, proporsi penulis dari luar institusi harus lebih banyak dari dalam. Mohon untuk ditindaklanjuti untuk kesuksesan unitri.

  3. ikut menyimak beritnaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *